Situasi Terkini Gempa Jepang, 55 Tewas-Warning Tsunami

Jakarta, CNBC Indonesia – Gempa bumi dahsyat yang melanda Jepang 1 Januari 2024, telah menewaskan 50 orang lebih. Dalam update AFP, mengutip media lokal kantor berita Kyodo, jumlah korban tewas kini mencapai 57 orang per Rabu (3/1/2024).

“Kerusakan yang sangat parah telah dipastikan, termasuk banyak korban jiwa, bangunan runtuh dan kebakaran,” kata Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida setelah pertemuan tanggap bencana.

“Kita harus berpacu dengan waktu untuk mencari dan menyelamatkan korban bencana,” tambahnya.

Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 7,6 yang terjadi Senin sore di Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa. Kuatnya gempa menyebabkan munculnya tsunami setinggi lebih dari 1 meter, memicu kebakaran, dan menghancurkan bangunan dan jalan.

Sekitar 200 guncangan juga terdeteksi sejak gempa pertama terjadi. Badan meteorologi setempat pun memperingatkan guncangan lebih kuat akan terjadi beberapa hari ke depan.

Sebagai wilayah pusat hempa, Semenanjung Noto menjadi wilayah Jepang dengan kerusakan terparah. Mulai dari hancurnya rumah, jalan raya tertimpa tanah longsor, bangunan yang terbakar belum lagi kapal nelayan yang terdampar.

“Awal mula tahun 2024 akan terpatri dalam ingatan saya selamanya”, kata seorang warga Akiko yang mendapati rumah keluarganya miring karena gempa.

“Itu adalah guncangan yang sangat kuat,” kata warga lain, Tsugumasa Mihara, 73 tahun, saat dia mengantri bersama ratusan orang lainnya untuk mendapatkan air di kota terdekat, Shika.

Sementara di kota Suzu, masih Prefektur Ishikawa pejabat melaporkan situasi sangat memprihatinkan. Karena sekitar 90% rumah telah hancur seluruhnya atau hampir keseluruhan.

Hampir 33.000 rumah tangga tidak mendapat aliran listrik di wilayah tersebut, yang menyebabkan suhu mencapai titik beku dalam semalam. Banyak kota di prefektur itu juga yang tidak mempunyai air bersih.

Di sisi lain, warning tsunami resmi dicabut. Peringatan akan gelombang yang jauh lebih besar Selasa, tidak terbukti. https://tehopeng.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*